Thursday, April 24, 2014

Menyapih mereka dengan cinta

Menyapih dengan cinta (weaning with love), sebagai Ibu baru-baru punya anak satu dan saat itu usianya jelang 2 tahun, awalnya Ibu tanya-tanya soal menyapih ini dengan orangtua sendiri, sambil tak lupa browsing cari  cari referensi tambahan,  ada sebagian Ibu yang memilih mengoleskan sesuatu dan membuat anak gak mau menyusui lagi,kalau untuk yang itu, terserah masing - masing ya tetapi kalau Ibu enggak mau, takutnya pengalaman indah menyusui anak selama 2 tahunnya buyar jadi Ibu memilih ngobrol sama mas Dzaky dan meminta dia untuk berhenti menyusui saat usianya 2 tahun.....dan  untuk anak pertama si mas Dzaky , dia berhenti menyusui tepat di hari ulang tahunnya yang ke-2, malam harinya terbangun, masih minta menyusu, tapi setelah diingatkan kalau tadi siang sudah ulang tahun ke-2, mukanya merona malu dan langsung minta diganti air putih saja dan sukses untuk malam-malam selanjutnya tidak pernah minta ne**n lagi. Yippie begitu mudahnya ya.

2 bulan sebelum mas dzaky ulang tahun ke-2, sosialisasi untuk meyapih sudah dilakukan, ya selama 2 bulan itu, Ibu konsisten setiap hari, ngobrol sama si mas Dzaky dan bilang kalau mas Dzaky sudah besar, sudah mau ulang tahun yang ke-2 dan kalau sudah besar, berarti mas Dzaky tidak ne**n lagi, cukup minum susu jelang mau tidur.  Begitu terus diulang-ulang selama 2 bulan itu, dan saat si mas Dzaky ulang tahun ke-2, Ibu dan ay bahkan menyempatkan untuk cuti dan buat kue ulang tahunnya berdua.

Mas Dzaky saat ultah ke 2, 15 Februari 2005 dengan kue yang ceritanya black forest buatan ay dan Ibu

Begitu anak ke-2, cara yang sama Ibu lakukan juga, tapi ternyata gagal euyyy, rupanya watak dan pembawaannya masing-masing anak yang berbeda membuat hal yang sama yang kita lakukan ke anak, hasilnya bisa berbeda ya dan nampaknya juga Ibunya sendiri juga belum siap waktu itu, jadi bukan faktor anaknya saja,jadilah setelah ulang tahun ke-2, malam-malam yang dilalui agak drama dikit dengan si Fai, karena dia sangat sangat hobi nenen,  2 bulan sosialisasinya dimana dia ngangguk-ngangguk mengerti tidak berhasil, dan setelahnya Ibu mengalah, Ibu biarkan saja dengan sendirinya dan dia benar-benar sudah tidak mau n**n lagi saat usianya 2 tahun 6 bulan.

Fai yang imut lagi mimi asi perah 

Dan untuk Raffa, Ibu sudah tidak mengulang 2 bulan sosialisasi harian  jelang usia 2 tahun  karena memang Ibu masih belum siap, dan saat Raffa terkena sariawan diusia 22 bulan, menurut si ay itu saat yang paling tepat untuk mulai menyapihnya, begitupun usulan pengasuhnya Raffa, ceritanya ada disini, mulai hari Jum'at tidak mau ne**n lagi, memintapun tidak, Ibu bujuk-bujukin dia untuk n*n lagi karena khawatir, dia sudah tidak bisa makan, tidak mau n***n pulaks, takutnya sakitnya berlarut-larut dan lagi, Ibu rasanya tidak siap banget ditolaks seperti itu yang mana baru ditolaks selama 7 hari aja rasanya gimana gitu dan memang karena berikutnya rencana tidak menambah anak lagi, jadi Ibu mau lebih lama merasakan momen indah ini bersama Raffa, biar aja deh tidak usah pakai sosialisasi segala, tidak usah disuruh berhenti segala,pasti Raffa akan siap sendirinya.  Untuk Raffa, Ibu berhasil memerah Asi dikantor sampai 2 tahun, dan kehilangan banget saat ritual mencatat Asi perah berakhir 3 bulan lalu.     Saat sekarang usia Raffa sudah 2 tahun 3 bulan dan dia masih tetap belum lepas menyusui juga, pelan-pelan dia sudah tidak mau lagi meminta n***n ditempat umum, sebelumnya dimana aja saat dia mau kan Ibu harus siap buka lapak, dan n***n dimobil pun sudah tidak meminta lagi, kalau prediksi Ibu nampaknya Raffa sesuai dengan wataknya yang ditengah, dia tidak sepenurut mas Dzaky dan tidak sekeras kaka Fai, rekor terlama 2 tahun 6 bulan tetap akan dipegang kak Fai.    

Raffa dan Ibu dan masa-masa saat masih minum ASIP.

Bener atau enggaknya, waktu nanti yang akan menjawabnya ya.

Banyak banget artikel yang bisa ditemukan tentang weaning with love ini, salah satunya ini dari ayahbunda, semoga bermanfaat ya.

Tips Menyapih Dengan Cinta Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Kerelaan Anda dan si bayi untuk mengakhiri kegiatan menyusu adalah kunci utama dari menyapih dengan cinta atau weaning with love

Kalau ada anjuran, olesi saja daerah areola Anda dengan buah mengkudu atau obat merah agar bayi tak ingin menyusu, abaikan saran ini. Menyapih anak dengan cara ini sama dengan melakukan kekerasan padanya. Anda mengambil paksa 'kepemilikannya', yang dapat menimbulkan luka batin. Lakukan sepenuh cinta dengan langkah-langkah ini:
  1. Kurangi frekuensi menyusui secara bertahap dimulai pada siang hari. Sebab pada saat inilah waktu yang tepat untuk mengenalkan dia pada sesuatu yang baru, seperti rasa, bentuk dan tekstur pada makanan pendamping ASI (MP-ASI).
  2. Tambah pemberian MP-ASI sebanyak 3-4 kali sehari untuk mengurangi pemberian ASI pada siang hari.
  3. Tetapkan tempat menyusui hanya pada satu tempat, misalnya di kamar. Gunanya agar si kecil tidak meminta susu di sembarang tempat sekaligus mengajaknya untuk belajar mengenal aturan.
  4. Tunjukkan perhatian dan kasih sayang selama proses menyapih, misalnya mendekap, mengusap atau mencium agar anak tahu bahwa Anda tetap menyayangi dia meski Anda sudah tidak menyusuinya lagi.
  5. Bulatkan tekad. Artinya Anda benar-benar siap untuk melepaskan aktivitas ini. Bila Anda ragu-ragu, Anda akan kesulitan sendiri. Keraguan Anda terbaca oleh anak. Alhasil, anak pun tidak rela disapih.
  6. Sapih anak saat ia dalam keadaan sehat, karena dalam keadaan sakit ia akan semakin butuh kelekatan dengan Anda.  
  7. Libatkan suami sebagai orang yang mampu menghibur dan mengalihkan perhatian anak ketika rewel minta ASI.
  8. Berikan penjelasan pada anak mengapa ia harus disapih. Misalnya, “Ayo, kamu sudah besar, sudah tidak perlu lagi menyusu bunda. Makan kue saja yuk. Atau minum susu di cangkir?” Lakukan dengan sabar, lembut dan cinta Anda. Jangan pernah bosan untuk memberikan alasan padanya.
  9. Ganti aktivitas menyusu dengan membaca buku atau mendongeng sebelum tidur. Aktivitas ini tidak jauh berbeda saat Anda menyusuinya bukan?
Ada aturannya? Pernyataan WHO dan UNICEF di Geneva pada tahun 2001, “Tidak ada keharusan anak disapih pada usia 2 tahun. Benar bila ibu menyusui bayi secara eksklusif di enam bulan pertama kehidupannya. Kemudian ASI dapat dilanjutkan secara bersamaan dengan MP-ASI hingga anak berusia 2 tahun. Tapi tidak ada keharusan kapan harus menyapih.” Penelitian Dewey KG, Pediatric Clinics of North American, tahun 2001, ASI masih boleh diberikan pada anak usia 2 tahun karena masih mengandung: 43% protein, 36% kalsium, 75% vitamin A, dan 60% vitamin C. (me)

40 comments:

  1. kalau di tempatku di jawa mbk,nyapihnya dikasih jamu pahit hehehe..kadang di tempelin gitu di pu**** ibu biar anaknya g mau nenen hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku gak tega pakai yang model oles gitu jeng...

      Delete
  2. Makasih sharingnya mbak, aku juga belum siap nih wwl, padahal sudah dalam taraf mendoktrin untuk umur 2tahun udah gak boleh nenen hehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he harus dua duanya siap dulu baru sukses menyapihnya ya Nophi

      Delete
  3. Mbaaa keren banget ituh Asipnyaaa... ckckck.. aku kangen deh punya bayi lagi, kangen kurus gegara asi eksklusif hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mia 3 bulan pertama emang kurus, tapi 3 bulan selanjutnya, emaknya bengkak nih...Semangat makannya kebanyakan demi Asi ekslusif bablas keterusan deh he he he he

      Delete
  4. berkunjung disore hari yang cerah, salam persahabatan ^_^

    ReplyDelete
  5. Kak fai juaraaaa..... Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha ha iya Fai juara kalo soal hobi ne**n

      Delete
  6. faktor kerelaan ibu juga mempengaruhi banget *pengalaman pribadi :D

    ReplyDelete
  7. Anak adalah amanah yang haris kita emban dengan sebaik-baiknya
    Proses asuh,asah dan asih memang harus gradual, jangan ingin mendapatkan progres yang cepat,instan
    Anak saya juga disapih setelah umur 2 tahunan Jeng
    Terima kasih tipsnya
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Pakde..terimakasih juga..memsng gak bs instan..benar bgt itu.

      Delete
  8. Shasa dulu cuma minum ASI selama 11 bulan, setelah itu dia gak mau lagi.... Mungkin karena emang ASIku juga gak banyak sih. :(

    ReplyDelete
  9. weaning with love, jangan memaksa kan ya

    ReplyDelete
  10. kedua anak saya sejak usia 1 tahun, sudah dikasih tau sama saya kalo nanti usia 2 tahun sudah tdk boleh menyusu lagi hehehe... saya gak tau apakah anak sekecil itu ngerti atau enggak, yg penting saya ngomong aja deh terus :) dan anak pertama saya usia 2,5 th sdh berhenti menyusu. anak kedua berhenti menyusu usia 2 th.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jeng..wah mantab bener setsbun sblmnya ya kasih taunya..

      Delete
  11. Info yang sangat bermanfaat buat Dhe kalau-kalau nanti diberi kesempatan punya momongan dan siap menyapih :D Tq ya Mba Fit..
    Btw.. Blackforestnya menggoda sx. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mdh2a bs bermanfaat nantinya ya Dhe...
      ha ha malu deh...amatiran bgt itu yg buat kuehnya..

      Delete
  12. Thanks for sharing Mb. Anakku sudah 1,5 tahun. Dikit2 disounding, tapi si bujang ini malah makin nemplok hihihi. Aku juga in syaa Allah ga mau pakai cara2 dioles ini itu. Gimana ya, sesuatu yang dia sukai banget karena ga cuma sekedar salah 1 sumber nutrisi, tapi juga sumber kenyamanan, mesti distop dengan sesuatu yang dia nggak suka, rasanya ibunya jadi nggak rela he he. Apalagi kalau ada yang pakai dukun segala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mba Heni, sama ya, aku juga gak mau yg oles2 itu mba..pelan2 pasti berhasil ya.

      Delete
  13. Paling penting bulatkan tekad, krn kdg banyak org tua gak tega mau nyapih yo, Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he iya Idah, kadang Ibunya yg blum siap ya...

      Delete
  14. aiish jadi kangen masa2 wwl yang mengharukan itu .... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi saatnya Kanaya dikasih adik Bunda...

      Delete
  15. Replies
    1. Iya Mba,,,sounding2 dulu ke anaknya ...

      Delete
  16. Wah..seru ya..punya anak3 dengan watak yang berbeda2. Dita baru berhenti nenen umur 3y8m... hahahaha. Sampai Bundanya harus tebal telinga.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi Ditha mantab lama juga nenennya..

      Delete
  17. Menyapih anak memang harus penuh cinta ya. Dulu Vay cuma disusui sampai 11 bulanan gitu, pas asi maminya sudah menipis...

    ReplyDelete
  18. saya juga lagi bener-bener menyiapkan mental untuk menyapih ikhfan.. masih 4 bulan lagi menuju 2 tahun.
    makasih untuk sharingnya mba fitri..

    ReplyDelete
  19. aku sedang menyiapkan untuk bisa menyusui, secara anak pertama aku gak menyusui full dua tahun, hanya dua bulan saja. Hiks...semoga aku suskes menyusui, aamiin.

    Mak lagi penasaran untuk botol menyimpan asi itu

    ReplyDelete
  20. amin, semoga sukses menyusuinya ya sampai 2 tahun..

    Botolnya beli online di asibayi.com jeng

    ReplyDelete
  21. wah hebat mas Dzaky bisa pas gitu,,
    rekor tetep dipegang Fai yah 2 tahun 6 bulan?
    hihihi... masih kalah Fai sama Vania.. 3 tahun 10 bulan.. huhuhu..
    sama mbak, dulu Vania mau masuk TK baru berhenti nen deh hahahah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi Vania lama nian nennya ya.....

      Delete

ikutan yuks

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...