Monday, June 27, 2016

Zuppa Soup dan Ayam Panggang Kacang

Tiba-tiba di bulan puasa hari ke 22 ini,mau posting soal masakan, siapa tau ada yang mau  buat juga untuk buka puasa atau sahur nanti , membuat 2 masakan berturut-turut di weekend merupakan hal yang amat sangat jarang dilakukan, kalau sehari-hari biasanya yang masak asisten pulper kita si teteh dan kadang dibantu mamanya Ibu, biasanya di saat weekend, kita suka  jalan dan biasanya lebih suka makan di luar.

Tetapi saat weekend  setelah Raffa pulang kerumah setelah menginap Senin sampai Jumat di Rumah Sakit bulan yang lalu, tiba-tiba ingin buat sesuatu, pas lagi baking blue sehabis terkurung di ruangan yang kebetulan kita dapat kamarnya itu gak bisa bedain malam atau siang karena jendelanya selalu gelap gitu buat jenuh banget, kalau gak ada jam pasti kita bingung deh saat itu pagi ataukah malam, jadilah sambil menjaga Raffa yang sudah mulai sehat dan aktif kembali, tiba-tiba ingin buat Zuppa Soup, liat resep dan cek bahan-bahan ternyata ada semua, jadilah mulai mencuri-curi waktu untuk menyiapkan bahan-bahan membuat Zuppa Soup, memotong sosis, memotong fillet ayam dan menyiapkan bahan lainnya.  Setelah mebandingkan beberapa resep Zuppa Soup pilihan jatuh pada resep milik teh Rickenya Just Ordinary Kitchen.  

Berikut ditulis ulang resepnya
Zuppa Soup (Ricke Bunda Nadhifa)

Bahan :
kulit puff pastry siap pakai, potong-potong sesuai ukuran mangkuknya.(ibu 3 boys pakai yang merk EDO)

250 gram fillet ayam, potong dadu kecil-kecil
5 buah sosis ayam, potong dadu kecil-kecil
100 gram jamur kancing kalengan
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
1 buah bawang bombay ukuran sedang,cincang kasar
1 liter air
125 ml susu evaporated
1 1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk
1/2 sdt gula pasir
3 sdm margarin
5 sdm terigu
jagung pipil secukupnya (nambahin sendiri pas ada jagung)

Kuning telor,kocok lepas untuk bahan olesan
Oregano kering untuk bahan taburan (waktu nyoba oregano diganti ama wijen).

Cara Membuat :
  1. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu.  Kecilkan api, masukkan terigu dan aduk rata dengan tumisan.   Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga air habis. 
  2. Masukkan ayam, masak hingga mendidih dan mengental dengan api sedang. Masukkan jamur dan sosis (plus jagung) .  Beri garam,kaldu ayam bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak sebentar hingga jamur dan sosis matang.
  3. Masukkan susu evaporated, masak sambil diaduk-aduk, agar susu tidak pecah hingga mendidih pertama kali.  Matikan api. Ciicipi dan sesuaikan dengan selera.
  4. Panaskan Oven 200 derajat, siapkan mangkuk keramik tahan panas,tuang sup kedalam mangkuk (jangan terlalu penuh).  Tutup dengan kulit puff pastry. Oles dengan kuning telor dan taburi dengan oegano.  Panggang dalam oven hingga puff pastry mengembang, kecoklatan dan renyah.  Angkat,sajikan.
Tips dari Mba Ricke :
  • Untuk variasi bisa ditambahkan jagung manis pipil dan  wortel yang dipotong dadu kecil-kecil.
  • Jangan mengisi sup terlalu penuh, karena ketika dipanggang sup akan mendidih.  kalau terlalu penuh, nanti akan meluap keluar, atau kulit pastry basah.
  • Jika menginginkan Zuppa puff pastry yang menggelembung tinggi (high dome),masukkan sup kedalam manguk dalam keadaan panas.  Ketika sup dipanggang akan menghasilkan uap panas dan menekan kulit puff pastry sebelum sempat mengembang berlapis-lapis, hingga menghasilkan zuppa yang menggelembung membulat keatas
  • Jika menginginkan Zuppa puff pastry yang mengembang berlapis-lapis dan tebal, masukkan sup kedalam manguk dalam keadaan dingin.  Saat dioven,kulit puff pastry untuk mengembang lapisan-lapisannya sebelum sup mendidih. 
Dan hasilnya...enak pake banget lho...mudah pula.

Selepas buat ini, Raffa udah minta temenin tidur, dan ternyata gak pakai lama langsung tidur, masih jam setengah 8 malam, kayaknya mau buat yang lain lagi, liat-liat kulkas khan masi ada ayam potong,langsung deh ke resep berikutnya, ayam panggang kacangnya resep milik almh Mba Ruri, resepnya bisa intip di blognya ya.

Walaupun gak semenggiurkan foto ayam panggang kacangnya alm mba ruri, tapi not badlah rasanya, gak percaya? boleh dicoba buat sendiri lho.



Thursday, June 23, 2016

Saat Anak belajar Berpuasa

Di Ramadhan tahun ini, Raffa mulai belajar Berpuasa, hari ini sudah kali ke-18 Raffa berpuasa, diusianya yang saat sekarang 4 tahun 5 bulan, ini adalah pengalaman pertama Raffa belajar berpuasa, dia sudah diberi pengertian kalau akan dibangunkan untuk makan sahur dan setelahnya tidak boleh makan sampai adzan Dzuhur, berbuka puasa dan dilanjutkan lagi puasanya sampai saatnya berbuka puasa, jadi setengah hari saja dulu latihan puasanya.

Sahur hari pertama berjalan lancar, walau masih ngantuk, tanpa ngambek ataupun menangis, dibangunkannya mudah dan mau makan sahur walaupun sedikit dan setelah sahur kebiasannya sampai hari ke-17 Ramadhan ini tidak pernah tidur lagi, setelah adzan Dzuhur dan berbuka puasa, selama 17 hari ini, biasanya selalu makan walaupun sedikit, rekor paling sedikit adalah 2 potong kecil kue lapis legit Zulaikha dan tetap berpuasa sampai setengah hari.

Hari pertama masih ribut kepengen minum terus dan mau makan choki-choki yang dibeli hari kemarin, begitu liat hidangan berbuka puasa langsung ingin menyeruput, heuboh deh, dan besok-besoknya  masih suka main minum aja kalau liat tempat minumnya, dan camilan-camilan pun segera diamankan, lama-lama tidak terlalu ribut lagi dan bahkan sabtu kemarin, dia tidak dengar saat adzan  dan baru ingat buka puasa jam 2 siang.

Hari ke-3 Puasa, ayahnya yang sejak hari puasa pertama dan kedua berbuka puasa dirumah,saat buka puasa masih belum pulang juga dan Raffa tanya kenapa ayah gak buka saur sama kita Bu? he he buka saur katanya, ibu bilang buka puasa bukan buka saur, karena dinihari itu saur, mungkin dikiranya saat boleh makan lagi disebut Raffa "buka saur".

Mudah-mudahan Raffa tahun depan sudah mengerti puasanya dan sudah bisa full puasanya.
Raffa

Friday, June 10, 2016

Perpisahan Paud Tunas Bangsa

Hari Kamis, 2 Juni 2016 lalu, Raffa ada acara Wisuda sekaligus perpisahan PAUDnya, wah cepat banget rasanya waktu dua tahun di PAUD berlalu tanpa terasa, Raffa mau melanjutkan ke TK A di dekat rumah juga, sama TKnya kayak mas Dzakynya.

Foto wisudanya udah kayak anak gede banget deh, Ibu dan Ay engga bisa nemenin Raffa, tapi tetep dapat laporannya dan foto-fotonya .




Waktu baru masuk PAUD, hari pertama masih minta gendong, tahun pertama itu masih kalem dan diam bahkan muka sampai kena cakaran teman...sampe-sampe  tu/tante uninya gemes karena dia tidak balik mencakar , kalau sekarang malahan sukanya pecicilan dan jadi jagoan .


Di tahun kedua ini , malahan Raffa yang tanpa diminta  bantuin bu guru ngawasin teman-teman yang ribut, kalau temannya gak bisa dikasih tau masih ribut aja, biasanya dimarahin sama Raffa dan anak yang badannya gede yang suka bully teman-teman bahkan sudah gak pernah gangguin Raffa lagi, lebih galak Raffa sekarang nampaknya. Sama halnya seperti mas jeknya, ibu selalu bilang Raffa tidak boleh memukul duluan dan memulai, tapi kalau digangguin teman terus--terusan ya harus dilawan, biar gak gampang di bully.

Anak PAUD juga ada test juga jelang kenaikan kelas, tahun kedua ini raffa gak ikut testnya karena sakit dan dirawat di Rumah Sakit Mei lalu, dan setelahnya masih harus istirahat, jadi tidak ikutan ujian dan jalan-jalan sama teman-teman PAUD ke Cibodas, mudah-mudahan sekolah TK nanti, Raffa tambah pinter dan selalu sehat.  


Friday, June 03, 2016

Puteri Gunung Hotel Lembang (lagi)

Kami berkesempatan ke Lembang lagi dan menginap untuk keempat kalinya  di Puteri Gunung Hotel, he he gak kreatif banget ya, terakhir menginap di Puteri Gunung Hotel 2 tahun lalu sehabis lebaran, waktu itu omelet buat breakfastnya enak banget, jadinya kepengin kesini lagi jadinya. 

Hotel Puteri Gunung Lembang yang hijau menyenangkan banget untuk jalan pagi-pagi dan main-main buat anak-anak, kalau Sabtu Minggu ada Kuda yang bisa dinaiki keliling hotel, sayangnya anak-anak saat kemarin kesana sedang tidak mau naik kuda.





Kami dapat kamar yang tipe Garden, dan nampaknya kalau untuk orangtua kasian juga ya karena jalannya agak jauh dan mesti naik atau turun tangga.  Kamarnya luas banget dan kamar ibu ay dan raffa connecting dengan kamar kakak fai dan mas jek.

Omeletnya sudah tidak seenak dulu dan yang buatnya juga sudah beda...tapi secara keseluruhan sih breakfastnya lumayan, ada mie goreng, roti-roti, cereal dan sosis- sosis , tapi gak sempat di fotoin sih.









 








Tetap ya menyenangkan menginap disini, anak-anak kliatan happy banget disini, kalau waktu 2 tahun lalu Raffa minta - minta pulang pas kita menginap disini, yang kemarin malahan gak mau pulang .

Wednesday, June 01, 2016

Floating Market Lembang

Perjalanan Sabtu lalu lumayan muacet,mulai masuk tol jam 08.30 wib, niat berangkat pagi gak jadi karena mas Dzaky mesti ambil nilai renang dulu dan  sampai ke Lembangnya lebih kurang 5.5 jam baru sampai, tadinya mau ke rumah sosis dulu, ternyata rumah sosis sudah pindah ke Tahu Susu Lembang, Jl Raya Lembang KM 177, banyak pilihan makanan disini, icip-icip dikit, batagor, bakso dikit karena kita udah makan siang di rest area km 88 dan sekalian mampir ke Rumah Sosis.

Sebelum Check in, kami mengunjungi Floating Market dulu, belum sempat-sempat kesini nih,jadi pertama kalinya ini kita ke Floating Market.   Tiket Masuknya Rp. 20 Ribu Perorang,dan untuk mobil dikenakan Rp. 10 Ribu dan tiket masuknya bisa ditukarkan minuman, anak-anak milihnya Milo hangat, kalau ibu dan ay, lemon tea .

Baru saja masuk tiba-tiba hujan lebat, gak jadi deh mau nyobain naik train water keliling danau, jadinya kami lama berdiam di toko yang jualannya mainan anak-anak dan boneka itu,lama berdiam disana,akhirnya malahan beli gitar-gitaran lucu dan  drum mini akhirnya ikutan juga beli jas hujan floating market yang dijual seharga Rp. 10 Ribu/pieces.




Jadilah, sambil hujan-hujanan akhirnya jalan-jalan keliling Floating Marketnya.  Ada Taman Miniatur KA, Lokomotif Mini,Taman Kelinci,Becak Mini ,ada Mancing magnet yang kayak di mall itu, tapi kalau di mall pakai kolam plastik, yang ini kolam ikan gitu, semuanya harus beli tiket lagi .  Keliling ke Tempat makannya, tapi karena habis makan, jadi ya cuma liat-liat aja, kalau mau beli makannya harus pakai coin begitu tulisannya.



Taman Kelinci


Cuman sebentaran aja, lain kali nampaknya harus kesini lagi nih, dari sini udah dekat banget ke tempat kita menginap di Puteri Gunung Hotel.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...