Friday, July 22, 2016

Hari Pertama Masuk Sekolah

Hari Senin, 18 Juli 2016 lalu, jadi hari pertama anak-anak sekolah lagi, untuk anak nomor 1,tahun ini merupakan tahun  terakhirnya di Sekolah Menengah Pertama, nomor dua tahun keempatnya di Sekolah Dasar dan Si bungsu yang sudah 2 tahun sebelumnya di PAUD hari ini pertama kali masuk Sekolah TK.

Sehari sebelumnya Mas Jek dan Kaka Fai sudah diminta untuk menyiapkan perlengkapan sekolahnya untuk besoknya, jadilah di hari pertama, Subuh - subuh,anak-anak sudah bangun.  Yang Pertama kali berangkat adalah kaka Fai yang sekolahnya paling jauh, jam 6 lewat 15, jemputan motornya sudah datang, jadi ibu yang biasanya gak pernah liat anak-anak berangkat sekolah, bisa melepas kaka Fai berangkat sekolah dulu, karena hari itu Ibu ijin masuk di shift  siang,sementara ay berangkat pagi pagi karena gak bisa ijin kali ini.


Setelahnya melepas si mas jek,kalau kaka Fai cuma didepan rumah doang, mas jek bisa diliatin sampai masuk ke gerbang sekolahnya, soalnya sekolahnya tinggal nyebrang aja dari rumah neneknya dimana rumah nenek dan rumah kita kan depan belakang gitu.

Lanjut yang terakhir Raffa yang masuk TK di TK yang sama kayak mas Jeknya yang dulu mulai TK di tahun 2006,10 tahun kemudian adiknya TK disini juga, wow 10 tahun sudah lama juga ya.  Pertimbangannya masuk TK sini, ya karena lokasinya dekat sama rumah kita, tinggal jalan aja sudah nyampe, jadi yang beda TKnya cuma kaka Fai aja.  Raffa sudah dapat seragam dari sebelum libur lebaran, tapi ukurannya M dan ngepas banget jadilah hari pertama belum pakai seragam karena rencananya mau ditukar sama seragam yang ukurannya L dan hari pertama itu masih digabung dikelas antara anak A dan B, baru kemarin kelasnya dipisah.  Ibu sebentar saja di TK, karena Jam 9 Pagi, ibu udah siap-siap mau berangkat kerja.
Raffa paling ujung


Ibu Yos (pegang mike) guru mas Jek dulu

Seperti saat mas Dzaky  sekolah TK disini dulu, hari pertama lancar aja, Raffa pinter gak pakai takut dan nangis, penunggu boleh masuk kelas dihari pertama saja, hari selanjutnya sudah tidak boleh, bahkan minggu besoknya sudah tidak boleh ditunggui, hanya diantar dan dijemput saja.

Kaka Fai yang pulangnya hari itu cepat rupanya kepengen juga ditunggu sama Ibu seperti Raffa, Ibu bilang khan waktu pertama kali masuk SD, diantar pertama kali sama Ibu dan Ay, jadi untuk menghibur hati kaka Fai, ibu upload lagi deh foto pertama kali kaka Fai saat masuk SD dulu.
Fai pertama kali masuk SD 15.7.2013




Thursday, July 14, 2016

Lebaran Tahun 2016 ini : 1437 H.

Lebaran tahun ini alhamdulillah kompak ya gak ada beda-beda, begitu juga dengan penetapan awal puasa, puasa tahun ini genap 30 hari dan walau sempat si mas jek beberapa hari sakit, tapi masih tetap puasa, jadi kaka fai dan mas jek puasanya tidak ada yang bolong selama 30 hari kemarin.  

Kalau Raffa yang tahun ini mulai belajar puasa, bisa puasa penuh saat hari puasa ke 27, jadi sehabis menonton dengan tu dan mas jek serta kaka Fai, pulang kerumah, terus ketiduran sampai jam setengah jam jelang magrib, he he he , jadilah puasanya bisa full hari ini, memang cuma satu hari aja, 29 hari lainnya puasanya sampai setengah hari saja, yang menyenangkan anak ini mudah sekali dibangunkan untuk sahur pukul 03.30, dan setelahnya kuat lho dia tidak tidur lagi sampai siang, setelah berbuka puasa biasanya dia baru tidur siang sekitar jam 13.00 WIB, dan di weekend sama sekali gak mau tidur siang.

Seperti biasanya kita shalat Iedul Fitri di Masjid Nuris, dan setelahnya lanjut tinggal menyebrang jalan sampailah di TPU Pondok Kelapa Tanah Merah, tempat alm Papa kami.  Saat di makam, Raffa tanya-tanya terus, angkunya mana, kok enggak ada, tahun ini nampaknya dia baru ngeh mana angkunya, karena tahun lalu dia gak tanya - tanya.  Dia bingung dikasih tahu angkunya ada di dalam, ada di dalam tanah? begitu Raffa bertanya....hmmm, nampaknya Raffa masih belum mengerti.


Setelahnya kita makan ketupat dan teman-temannya dulu dan silaturahmi ke tetangga2 dan kemudian foto bareng-bareng sama keluarga dari pihak ibu, orangtua kami tinggal mamanya ibu aja, nenek yang sekarang sudah punya cucu 9, kurang 2 cucu, 1 anak dan 1 menantu deh jadinya,  adek yang bungsu dan keluarganya  setiap lebaran memang tidak bisa pulang, kalau kemarin dia ditugaskan di Manado,beberapa bulan ini sudah dipindahkan ke Medan. Sessi foto masih berlanjut dirumah kita, kebetulan komplit nih, keluarga dari pihak ay.



Setelahnya, kita mengunjung rumah om dari keluarga si ay di Semper, Priok, spesial banget kita disana dimasakin tempe mendoan dan Soto Pekalongan, biasanya si Om dan keluarganya mudik ke Pekalongan, lebaran kali ini dia gak mudik karena takut macetnya yang luar biasa itu yang mana tahun lalu dia sudah merasakan ikutan kemacetan mudik lebaran,  sementara mamanya ibu, anak, mantu dan cucu yang lainnya berkunjung ke rumah abangnya mamanya Ibu di belakang Cipinang Penjara, tradisi lebaran  seperti biasanya.


Itulah cerita lebaran hari pertama kami temans.

Tuesday, July 12, 2016

Idul Fitri 1437 H dan buat Kuker lebaran pertama kalinya

Taqabbalallahu minna wa minkum, Selamat lebaran 1 Syawal 1437 H buat teman-teman yang merayakannya ya.

Berhubung masih suasana lebaran, jadi kali ini postingannya tentang kuker, kemana saja selama ini ya baru pertama kalinya buat kuker lebaran sendiri,ya gitu deh, keenakan beli, kalau bisa beli kenapa harus repot-repot, prinsip sebelumnya begitu untuk urusan kue kering lebaran, terus punya ovennya juga baru dua tahunan ini, sudah pernah mencoba buat kuker sebelumnya tapi bukan untuk lebaran, untuk ngemil di rumah aja dan jadinya tahu banget kalau buat kuker itu butuh sabar yang banyak, apalagi kalau pakai oven yang cuma muat 2 loyang kayak punya kita dirumah.

Terus apa sekarang kukernya buat semuanya, enggak juga kok, beli kuker tetap sih, tapi mungkin jumlah belinya yang agak berkurang karena tahun ini ibu memutuskan untuk buat kuker untuk lebaran. Dan juga masih keingat aja tuh pas ada teman yang mampir kerumah dan dihidangkan kue, dia bilang kalau gak buatan sendiri dia gak mau nyobain.....he he he, kalau dia baca ini, dia pasti ngeh deh.

Jadi ibu beli 2 buah nanas sebelum bulan Ramadhan, dan buat deh selainya. Browsing-browsing dikit dan juga masih ingat dulu saat bantuin mamanya ibu buat selai nastar, nanasnya diparut, dikasi gula,garam sedikit dan diberikan beberapa lembar daun pandan, gulanya gak ingat berapa, karena pas dicobain rasanya masih kurang, ditambahin lagi deh gulanya.










Saaat Buat kastengels, yang membantu mengolesnya si mas jek, saat buat nastar yang bantuin kaka fai , Raffa sementara dibuat menjauh dahulu, karena masih suka ngacak-ngacak, mudah-mudahan tahun depan sudah lebih mengerti dan bisa bantuin.  Karena masih gak pede, jelang lebaran buat nastar cuma cobain setengah resep saja dan ternyata nyesel, walaupun bentuknya masih belum mulus, tapi rasanya bikin nagih euyy, pantesan banyak yang favoritin kue nastar ini ya.  Dan dengan buat sendiri jadi bisa merasakan bagaimana susahnya membuat kuker sendiri.  

kalau teman-teman favorit kuker dirumahnya kuker apa nih?? 


Monday, June 27, 2016

Zuppa Soup dan Ayam Panggang Kacang

Tiba-tiba di bulan puasa hari ke 22 ini,mau posting soal masakan, siapa tau ada yang mau  buat juga untuk buka puasa atau sahur nanti , membuat 2 masakan berturut-turut di weekend merupakan hal yang amat sangat jarang dilakukan, kalau sehari-hari biasanya yang masak asisten pulper kita si teteh dan kadang dibantu mamanya Ibu, biasanya di saat weekend, kita suka  jalan dan biasanya lebih suka makan di luar.

Tetapi saat weekend  setelah Raffa pulang kerumah setelah menginap Senin sampai Jumat di Rumah Sakit bulan yang lalu, tiba-tiba ingin buat sesuatu, pas lagi baking blue sehabis terkurung di ruangan yang kebetulan kita dapat kamarnya itu gak bisa bedain malam atau siang karena jendelanya selalu gelap gitu buat jenuh banget, kalau gak ada jam pasti kita bingung deh saat itu pagi ataukah malam, jadilah sambil menjaga Raffa yang sudah mulai sehat dan aktif kembali, tiba-tiba ingin buat Zuppa Soup, liat resep dan cek bahan-bahan ternyata ada semua, jadilah mulai mencuri-curi waktu untuk menyiapkan bahan-bahan membuat Zuppa Soup, memotong sosis, memotong fillet ayam dan menyiapkan bahan lainnya.  Setelah mebandingkan beberapa resep Zuppa Soup pilihan jatuh pada resep milik teh Rickenya Just Ordinary Kitchen.  

Berikut ditulis ulang resepnya
Zuppa Soup (Ricke Bunda Nadhifa)

Bahan :
kulit puff pastry siap pakai, potong-potong sesuai ukuran mangkuknya.(ibu 3 boys pakai yang merk EDO)

250 gram fillet ayam, potong dadu kecil-kecil
5 buah sosis ayam, potong dadu kecil-kecil
100 gram jamur kancing kalengan
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
1 buah bawang bombay ukuran sedang,cincang kasar
1 liter air
125 ml susu evaporated
1 1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk
1/2 sdt gula pasir
3 sdm margarin
5 sdm terigu
jagung pipil secukupnya (nambahin sendiri pas ada jagung)

Kuning telor,kocok lepas untuk bahan olesan
Oregano kering untuk bahan taburan (waktu nyoba oregano diganti ama wijen).

Cara Membuat :
  1. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu.  Kecilkan api, masukkan terigu dan aduk rata dengan tumisan.   Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga air habis. 
  2. Masukkan ayam, masak hingga mendidih dan mengental dengan api sedang. Masukkan jamur dan sosis (plus jagung) .  Beri garam,kaldu ayam bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak sebentar hingga jamur dan sosis matang.
  3. Masukkan susu evaporated, masak sambil diaduk-aduk, agar susu tidak pecah hingga mendidih pertama kali.  Matikan api. Ciicipi dan sesuaikan dengan selera.
  4. Panaskan Oven 200 derajat, siapkan mangkuk keramik tahan panas,tuang sup kedalam mangkuk (jangan terlalu penuh).  Tutup dengan kulit puff pastry. Oles dengan kuning telor dan taburi dengan oegano.  Panggang dalam oven hingga puff pastry mengembang, kecoklatan dan renyah.  Angkat,sajikan.
Tips dari Mba Ricke :
  • Untuk variasi bisa ditambahkan jagung manis pipil dan  wortel yang dipotong dadu kecil-kecil.
  • Jangan mengisi sup terlalu penuh, karena ketika dipanggang sup akan mendidih.  kalau terlalu penuh, nanti akan meluap keluar, atau kulit pastry basah.
  • Jika menginginkan Zuppa puff pastry yang menggelembung tinggi (high dome),masukkan sup kedalam manguk dalam keadaan panas.  Ketika sup dipanggang akan menghasilkan uap panas dan menekan kulit puff pastry sebelum sempat mengembang berlapis-lapis, hingga menghasilkan zuppa yang menggelembung membulat keatas
  • Jika menginginkan Zuppa puff pastry yang mengembang berlapis-lapis dan tebal, masukkan sup kedalam manguk dalam keadaan dingin.  Saat dioven,kulit puff pastry untuk mengembang lapisan-lapisannya sebelum sup mendidih. 
Dan hasilnya...enak pake banget lho...mudah pula.

Selepas buat ini, Raffa udah minta temenin tidur, dan ternyata gak pakai lama langsung tidur, masih jam setengah 8 malam, kayaknya mau buat yang lain lagi, liat-liat kulkas khan masi ada ayam potong,langsung deh ke resep berikutnya, ayam panggang kacangnya resep milik almh Mba Ruri, resepnya bisa intip di blognya ya.

Walaupun gak semenggiurkan foto ayam panggang kacangnya alm mba ruri, tapi not badlah rasanya, gak percaya? boleh dicoba buat sendiri lho.



Thursday, June 23, 2016

Saat Anak belajar Berpuasa

Di Ramadhan tahun ini, Raffa mulai belajar Berpuasa, hari ini sudah kali ke-18 Raffa berpuasa, diusianya yang saat sekarang 4 tahun 5 bulan, ini adalah pengalaman pertama Raffa belajar berpuasa, dia sudah diberi pengertian kalau akan dibangunkan untuk makan sahur dan setelahnya tidak boleh makan sampai adzan Dzuhur, berbuka puasa dan dilanjutkan lagi puasanya sampai saatnya berbuka puasa, jadi setengah hari saja dulu latihan puasanya.

Sahur hari pertama berjalan lancar, walau masih ngantuk, tanpa ngambek ataupun menangis, dibangunkannya mudah dan mau makan sahur walaupun sedikit dan setelah sahur kebiasannya sampai hari ke-17 Ramadhan ini tidak pernah tidur lagi, setelah adzan Dzuhur dan berbuka puasa, selama 17 hari ini, biasanya selalu makan walaupun sedikit, rekor paling sedikit adalah 2 potong kecil kue lapis legit Zulaikha dan tetap berpuasa sampai setengah hari.

Hari pertama masih ribut kepengen minum terus dan mau makan choki-choki yang dibeli hari kemarin, begitu liat hidangan berbuka puasa langsung ingin menyeruput, heuboh deh, dan besok-besoknya  masih suka main minum aja kalau liat tempat minumnya, dan camilan-camilan pun segera diamankan, lama-lama tidak terlalu ribut lagi dan bahkan sabtu kemarin, dia tidak dengar saat adzan  dan baru ingat buka puasa jam 2 siang.

Hari ke-3 Puasa, ayahnya yang sejak hari puasa pertama dan kedua berbuka puasa dirumah,saat buka puasa masih belum pulang juga dan Raffa tanya kenapa ayah gak buka saur sama kita Bu? he he buka saur katanya, ibu bilang buka puasa bukan buka saur, karena dinihari itu saur, mungkin dikiranya saat boleh makan lagi disebut Raffa "buka saur".

Mudah-mudahan Raffa tahun depan sudah mengerti puasanya dan sudah bisa full puasanya.
Raffa

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...