Wednesday, February 21, 2018

Bolu dan Seragam

Seminggu yang lalu di sekolah saat Imunisasi Difteri yang ke-2 si bolu ini ditemani tetehnya saja, kalau Imunisasi MR ditemani Ibu di sekolah, imunisasi difteri pertama di Posyandu dekat rumah ditemani nenek dan tetehnya Desember lalu .

Saat gilirannya tiba, dia menolak di imunisasi, ditanya bu guru apakah takut disuntik, dijawab dengan mantab tidak takut, ditanya kenapa, jawabannya dia gak mau disuntik Ibu guru, jadi karena saat Selasa minggu lalu, Ibu dokter Puskesmas yang bertugas pakai seragam Pemrov DKI itu .


Jadi menurut bolu,kalau pakaian seragam yang itu adalah seragam Ibu Guru, bukan ibu Dokter. Menurut dia, kalau seragam Ibu dokter itu yang putih kayak kalau aku ke Klinik atau ke RS Hermina, begitu katanya. Untungnya, ibu dokter bawa jas putihnya, setelah beliau pakai, Raffa pun mau disuntik, dan seperti biasa dia selalu berani disuntik, kalau teman-temannya banyak yang nangis, dia enggak nangis, enggak sakit katanya. Kalau yang pertama Desember lalu keluhannya cuma pegal, kali ini sempat agak hangat sebentar badannya hari itu setelah diimuniasi, dan besoknya sudah bisa sekolah lagi. Baru tau ceritanya dari teteh kemarin, buat ibu senyam senyum sendiri, nanti Raffa sudah gedean pun bakalan senyum kayaknya nih liat postingan ibu yang ini.

 Bolu saat Imunisasi MR disekolah, September 2017 lalu, Ibu dokter berjas putih jadinya dia enggak nolak diimunisasi .

Thursday, January 18, 2018

Kuntum Farmfield

Kita datang saat baru buka di tahun baru kemarin, dan sudah rame dong, karena berbarengan liburan sekolah ya, tiket masuknya perorang adalah Rp.40 Ribu, setelah masuk, kita bisa pakai caping, topi yang kayak Pak Tani itu...senang loh anak-anak pakai caping itu, setelahnya disuguhi pemandangan hijau-hijau dalam pot hitam dan bak hitam seperti ini, jadi kepengin juga ya tanam bawang, cabe di ember atau bak-bak yang tidak terpakai ya. 




  • Tempat beli susu dan makanan untukamak kambing kecil yang lucu

Lucunya....

Siapa yang belum pernah liat Pohon Sukun???

Anak-anak senang sekali disana, liat anak kambing kecil yang lucu, Sapi-sapi, dan anak juga hewan kecil yang kayak tikus itu, apa yang namanya, lupa deh..
Semuanya senang nih disini, 2 anak terkecil bolak balik beli makanan untuk hewan yang bisa dibeli Rp. 5.000 perbakul, juga susu perbotol harganya segitu, saat kesana, kolam ikannya lagi kosong, bisa tangkap ikan mesti reservasi dulu, kolamnya itu cetek banget deh...ada naik kuda juga tetapi karena saat itu, antriannya banyak jadi kita gak naik. Singkat dan dekat dan menyenangkan jika bersama sama keluarga.

Telp Office : 0251-8244725 Whatsapp : 0877-2078-1000
Open Hour
Senin-Minggu
8.00 (Pagi) - 18.00 (Sore)
HTM Rp.40.000/Org


Tuesday, January 16, 2018

Penasaran Roti O/Mexican Bun/Roti Boy Kw

Akhir-akhir ini, kita sekeluarga lagi suka sama Roti O, itu temannya roti Boy, roti yang ada aroma kopinya itu, kisahnya bermula saat 2 anak terkecil yang saat itu  lagi menunggu kedatangan neneknya di Bandara Halim 17 Agustus 2017, heboh lapar padahal khan kita sudah makan malam ya, cuma menunggu lama membuat mereka bosan ya, sudah foto-foto dan  sudah buat bumerang, 2 bocah itu masih bosan juga, daripada dikasi handphone mending dikasih makan ya, jadilah kali itu pertama kali mereka makan roti O dan mereka bilang enak.



Gak lama berselang, di stasiun Cikini tempat ibu biasa naik komuter line kalau pulang kerja mulai ada gerai Roti O juga, cakep deh, jadinya kalau kepengen, 2 bocah tinggal request, dan bahkan saat sorenya setelah bagi raport mas jek, ay pesan 10 roti sebagai rasa syukur kalau mas jek nilainya bagus di sekolahnya sekarang ini, hi hi syukurannya simpel banget ya cuma roti O.

O iya ini percobaan Ibu kedua kali buat roti O, yang pertama setelah adonan diistirahatkan eh ditinggal pergi berjam jam dari pagi baru pulang malam... engga ada yang nerusin buat, jadilah sudah meleber kemana mana dan bau sekali raginya akhirnya terpaksalah harus dibuang. Minggu lalu penasaran mau coba lagi dan berhasil, ya kalau gak mau bersusah susah tinggal beli aja Rp. 10 Ribu/buahnya kalau di stasiun, kalau di bandara Rp 12 ribu, resep yang di pakai kali ini resepnya Eka Prasetyaningtyas dari Cookpad.

Mexican Bun / Roti Boy kw  utk 9 Pcs
Bahan-bahan


  1. 200 gram tepung protein tinggi
  2. 50 gram tepung protein sedang
  3. 75 gram tepung gula resep asli / sy pake gula halus
  4. 13 gram susu bubuk
  5. 8 gram ragi
  6. 2 butir kuning telur
  7. 150 ml susu cair
  8. 40 gram butter
  9. 1/4 sdt garam
    Bahan isian :
  10. Keju quick melt
  11. Keju mozarela
  12. Salted butter dingin.sesuai selera
    Bahan topping :
  13. 75 gram butter
  14. 75 gram tepung gula / sy pake gula halus
  15. 2 butir telur uk.kecil kocok lepas
  16. 113 gram tepung protein tinggi
  17. 1 sachet kopi instan, seduh dgn 1 sdm air panas (pasta kental)
  18. Atau bisa pake 1/2 sachet sj,sesuaikan selera
  19. 1 sdt pasta mocca

Langkah

  1. Cara membuat roti : campur semua bahan kering, kutel, tuang susu bertahap jangan sekaligus semua sesuaikan dgn adonan. Ulen sampai kalis. Masukkan butter dan garam ulen sampai kalis elastis. Bagi dan bulatkan adonan @ 50 gram diamkan 15menit. Pipihkan adonan beri isian, kemudian bungkus dan bulatkan. Tata diatas loyang yg telah diolesi tipis margarin beri jarak. Biarkan mengembang 2 kali lipatnya.
  2. Cara membuat topping :
  3. Kocok margarin sampai lembut(sy pake whisk)
  4. Masukkan tepung gula/gula halus aduk rata
  5. Masukkan telur kocok smp rata.
  6. Masukkan terigu sambil diayak, aduk.
  7. Masukkan kopi dan pasta mocca, aduk sampai tercampur rata.
  8. Masukkan ke pipingbag, klo tidak muat bisa dibagi menjadi 2 bagian. Simpan di kulkas bagian chiller
  9. Penyelesaian :
  10. Panaskan oven selama 15menit.
  11. Keluarkan topping dr kulkas, gunting ujungnya.
  12. Aplikasikan ke adonan roti yg sudah mengembang 2kali lipat dgn cara melingkar searah jarum jam. Usahakan topping memutar rapi, agar hasilnya bisa merata saat dipanggang. (Kalau kurang jelas bisa searching video untuk aplikasi toppingnya ya)maaf gak sempat foto2.
  13. Panggang dlm oven suhu 170-180 selama 20 menit atau sampai matang. Aroma waktu dipanggangnya udah mirip banget sama roti boy.Selamat mencoba ya..dijamin enak. Sensasi salted butternya ditengah lumer pecah.. 
    Rotinya harus dijarakin banget...karena mengembang jadinya

Friday, December 29, 2017

Campur - campur Jelang 2018

Sekian lamanya tidak posting, di penghujung tahun ini coba posting lagi .

Di awal bulan ini, ada kabar duka dari Blogger JAMBI yaitu Mimi yang kini  sudah tidak ada, mudah-mudahan RaDiAl dan baby boy yang baru lahir selalu dalam LindunganNya.

Desember ini  ay sibuk banget, sabtu-sabtu masih suka ke kantor,dan gak bisa cuti juga diakhir tahun ini, jadilah kita ngemoll aja pas liburan 23-26 Desember 2017, jalan-jalan ke IKEA, ITC Ambassador dan mall seputaran Bekasi yang dekat dari rumah aja,  sempat ketemu Vaya dan Mba Zee lagi pas awal Sabtu 9 Desember lalu di  kokas, Vaya udah tambah besar dan tambah cantik .

Anak-anak sudah libur sekolah sejak 3 Minggu lalu, tetapi baru minggu lalu nih pembagian Raport, 3 anak pembagiannya raportnya beda semuanya.
Si No 1 di hari Jumat minggu  lalu
Si No 2 di hari Kamis  minggu lalu sekalian acara Pentas Seni disekolahnya
dan
Si No 3 di hari Rabunya Minggu lalu.

Alhamdulillah, semuanya bagus-bagus hasilnya, si mas yang sekarang udah SMA kelas 1 sakit setelah Ujian kelar, si mas boarding SMANYa dan dibolehkan pulang setiap 2 minggu sekali, setiap minggu kita sempetin untuk nengokin dia karena sekolahnya untungnya  masih di seputaran Jakarta Timur, kalau jalanan lancar lewat toll JORR cuma setengah jam saja.  

Raffa tahun ini sudah cari sekolah SD dan untuk Raffa, didaftarin di dua SDIT, dua duanya keterima dan akhirnya sudah final pilihan SDnya, ibunya galau, maunya Raffa nerusin aja di SDITnya yang sama kayak TKnya tapi akhirnya diputuskan disamakan saja sekolah Dasarnya dengan abang-abangnya.

Tahun besok kaka Fakhri sudah kelas 6, mudah-mudahan tambah solehnya dan juga rajin belajarnya. Foto-foto liburan udah bersliweran ya dimana-mana, mudah-mudahan bisa ikutan liburan juga, seperti biasa planningnya suka dadakan dan senangnya hari ini udah hari terakhir kerja di tahun ini, selamat liburan ya buat semuanya.
Nengokin si no 1
Jalanan di Jakarta menyenangkan sekali, diantar ay, dari rumah cuma 30 menit saja, berangkat jam setengah 7 Pagi, jam 6 masih santai-santai suapin Raffa sarapan roti, ada enaknya juga jalanan  Jakarta sepi begini, tapi kenapa kalau Mal tetap rame ya, efek liburan sekolah ini saat pulang kerja, komuter line lebih penuh dan isinya banyak anak-anak.  Dinikmati saja semuanya dan di syukuri semuanya.

Tuesday, October 17, 2017

17 belasan

Sudah masuk bulan Oktober ya dan sudah lama juga tidak posting dan blogwalking, telat dikit ya cuma 2 bulan kok mau cerita soal acara bulan Agustus kemarin dilingkungan  kita.

Sekolah Raffa dekat banget dari rumah, pertama kalinya Raffa ikutan lomba makan kerupuk, lombanya sambil duduk dan dia bingung susah banget buat makan kerupuknya he he he, gak menang tapi senang sekali, sabtu ke sekolah buat acara Family day sekalian tujuh belasan dan komplit ditemani ayah dan ibunya.


Di lingkungan rumah, baru saja  selesai pemilihan pengurus RT minggu sebelumnya, tidak lama kemudian Pengurus baru mengumumkan adanya lomba 17 belasan, wow banget deh secara biasanya ikut acara 17 belasannya gabung ke acara RW. Dan acaranya ini khusus lomba anak-anak, semua yang punya anak, hari itu anaknya harus ikutan keluar, membaur di lomba, ternyata ya jaman sekarang ini, satu RT aja enggak pernah ketemuan ya.  Sekolahnya ada yang deket sini, ada juga yang agak jauhan mesti naik mobil atau motor. 

Anak-anak yang ikutan lomba tujuh belasan ini adalah generasi ketiga,generasi kedua orangtua mereka dan generasi pertama nenek dan kakeknya.  Jaman dulu ibu 3 boys masih anak-anak juga ikutan lombanya itu disepanjang jalan ini, sebagian kecil masih tinggal disini dan sekarang tentunya sudah bukan anak-anak lagi, alias sudah jadi bapak-bapak dan ibu-ibu.  

Raffa yang tidak dijagokan, malah menang dua lomba, Juara 1 lomba masukkin pensil ke botol dan juara 3 lomba membawa kelereng, kaka Fai juara 2 lomba kelereng, hadiahnya tas dan anak-anak semua happy karena dapat snack, semua senang karena setelahnya kita ngebakso bareng-bareng.  

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...